9 Cara Membuat Aplikasi Android

Tak salah jika sekarang orang-orang mulai memperhatikan industri aplikasi dan ingin membuatnya demi meraup profit. Namun itu tak semudah yang dibayangkan.

Ada proses yang perlu dilalui untuk menciptakan aplikasi, terlebih aplikasi yang bisa meledak di pasar dan digunakan oleh banyak orang, seperti Go-jek, Line dan lainnya. Untuk membuat aplikasi Android sendiri.

Dan berikut IDN Times kasih kamu beberapa langkah atau cara membuat aplikasi Android sendiri dengan mudah dan simpel untuk dilakukan.

Buat terlebih dahulu konsepnya

Pada langkah pertama sebelum proses pengerjaan, kamu harus memikirkan dahulu aplikasi apa yang mau kamu buat serta tujuannya. Kira-kira digunakan untuk apakah aplikasimu ini? Apa kontribusinya ke masyarakat?

Permasalahan seperti apa yang selesai dari terciptanya aplikasimu? Bagaimana caranya memasarkannya. Ide tersebut perlu kamu gambar untuk memberikan presentasi yang lebih solid, matang dan luas.

Riset, riset dan riset

Untuk meyakinkan idemu tersebut, kamu harus melakukan riset. Riset di sini berguna untuk membuktikan ide yang sekaligus akan menjadi pondasi aplikasimu. Membaca penilaian orang terhadap aplikasi kompetitor, melakukan survey, dan hal-hal lain yang sekiranya dapat memberikanmu informasi lebih.

Membuat “story board” aplikasi

Istilahnya adalah wireframe atau cetak biru dari aplikasimu. Di proses ini, kamu menuangkan konsep-konsepmu ke dalam desain, untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan lebih berguna. Berhati-hatilah di tahap ini, karena jika tidak cukup berkualitas, bukan tidak mungkin aplikasi jadimu akan dipandang sebelah mata.

Saatnya mengeksekusi wireframe dan membuat back end

Secara garis besar, back end adalah panggung bagian belakang tempat kamu menyimpan banyak data. Intinya adalah program aplikasinya sendiri. Kamu bisa menggunakan beberapa aplikasi untuk membantu memudahkan membuat sisi programming ini.

Melakukan uji coba prototype

Seharusnya jika kamu sudah menyelesaikan tahap back end, aplikasi yang kamu inginkan sudah ada di tanganmu. Tapi jangan senang dulu.

Belum tentu aplikasimu berjalan lancar. Karena itu, lakukan uji coba dengan cara menawarkannya ke kerabatmu. Mintalah dia untuk menggunakannya dan tanyakan komentarnya tentang aplikasi tersebut. Dari sini kamu akan mengetahui apa masalah yang sering timbul.

Waktunya mendesain

Jika kamu sudah melakukan uji coba dan merevisi aplikasimu, maka ini waktu yang tepat untuk mendesain tampilannya. Tampilan user interface yang cantik dapat menarik banyak pengguna sehingga kamu harus mengibaratkannya seperti garda depan pasukanmu.

Ingat, kamu membuat aplikasi bukan untukmu sendiri, melainkan orang lain. Jadi feedback tetap penting.

Uji coba konektifitas back end dan user interface aplikasimu

Di proses ini kamu kembali menguji coba aplikasimu namun untuk tujuan yang berbeda, yaitu untuk melihat apakah back end-mu berfungsi dengan baik terhadap user interface yang sudah dibuat. Pengetesan baterai pun juga perlu diberlakukan untuk meninjau apakah aplikasimu menghabiskan banyak daya atau tidak. Lakukan revisi jika ada hal yang tidak sesuai.

Lakukan beta testing

Kamu harusnya sudah merasa puas dengan aplikasimu, tapi itu untukmu, bukan orang lain. Kamu tetap perlu mengetahui pendapat orang-orang.

Lakukanlah beta testing untuk mengecek seberapa diterimanyakah aplikasimu ini di masyarakat. Tentu akan ada pendapat pro dan kontra. Oleh sebab itu, kamu harus pintar-pintar menyaring pendapat mereka untuk menyempurnakan aplikasimu sebelum diluncurkan.

Waktunya merilis aplikasimu

Selamat, kamu sudah membuat aplikasi dan ini waktunya untuk membagikannya kepada orang-orang. Tentu saja masih ada sejumlah langkah yang perlu kamu lakukan mengingat kamu pun perlu melakukan update aplikasi. Tapi paling tidak, sampai di sini kamu sudah bisa berpuas diri dahulu.

Bagaimana dengan tips atau cara membuat aplikasi Android diatas? Apakah kamu masih tetap ingin membuat aplikasi atau mengurungkan niatanmu tersebut? Ingat, hasil yang bagus tidak dapat diperoleh secara instan.

Ada proses yang panjang dan sulit untuk mencapainya. Jadi, kalau kamu mau membuat aplikasi yang benar-benar bagus, jangan sampai kamu menyerah di tengah jalan.

BAGAIMANA PENDAPATMU?

Silahkan tulis komentar anda!
Masukkan nama anda disini